You are currently viewing Serunya Kebersamaan Silaturahim dan Gerakan Berbagi Takjil dan Ifthar di Negeri Formosa, Taiwan

Serunya Kebersamaan Silaturahim dan Gerakan Berbagi Takjil dan Ifthar di Negeri Formosa, Taiwan

Taipei – Pusat Informasi dan Pelayanan (PIP) PKS Taiwan pada Ahad (24 April 2022) menyelenggarakan kegiatan berbagi takjil dan Ifthar di Taipei Main Station (TMS).

Kegiatan ini merupakan implementasi dari program “Gerakan Berbagi 2 juta Paket Takjil dan Ifthar” DPP Partai Keadilan Sejahtera, yang pada bulan Ramadhan ini menggaungkan tema Ramadhan Bulan Berbagi dan Melayani.

Kegiatan ini dilaksanakan bersama seluruh anggota dan simpatisan PKS yang berada di luar negeri, dengan membagikan 100 paket takjil dan ifthar kepada para WNI yang sedang bercengkerama dan memanfaatkan momentum liburan mereka di Taipei.

“Kegiatan Berbagi Takjil dan Ifthar ini merupakan pengenalan PKS kepada masyarakat Indonesia di luar negeri, khususnya Taiwan. Harapannya, WNI di luar negeri semakin cinta kepada PKS karena selalu hadir dan membersamai mereka. Gerakan Berbagi Takjil dan Ifthar Ramadhan ini juga merupakan bentuk upaya PKS melanjutkan khidmat dan silaturahim kepada masyarakat di bulan suci Ramadhan”, ujar Derry Permana Yusuf yang merupakan Ketua PIP PKS Taiwan.

Para WNI yang ditemui pada saat pembagian takjil dan ifthar terlihat sangat antusias dan mendukung selalu kegiatan PKS di Taiwan. Para anggota dan simpatisan yang berpartisipasi pada kegiatan ini ternyata juga tidak hanya dari kota Taipei saja, tetapi juga beberapa wilayah lainnya seperti Taoyuan dan Hsinchu.

Setelah kegiatan berbagi takjil dan ifthar selesai, agenda dilanjutkan dengan kegiatan Silaturahim bertajuk PIP PKS Talk Ramadhan – Bukber Ramadhan Bersama PKS di Luar Negeri yang dilakukan secara online bersama wakil ketua MPR RI serta anggota komisi VIII DPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera yaitu Dr. H. M. Hidayat Nur Wahid, M.A. dengan tema “Menghidupkan Ramadhan dengan Amalan Terbaik di Luar Negeri”. Agenda silaturahim dan dialog dengan WNI ini turut dihadiri oleh diaspora dari beberapa benua yaitu Asia, Eropa, Amerika dan Afrika. Peserta dari negara seperti Inggris, Amerika Serikat, Jepang, Korea Selatan, Swiss, Sudan, Qatar, Malaysia, dan Brunei turut menyemarakkan agenda silaturahim ini.

Dr. H. M. Hidayat Nur Wahid, M.A. berpesan, “PKS, hadir sebagai pembuktian Islam adalah rahmatan lil ‘alamiin. Hadirnya Ramadhan perlu disambut dengan suka cita, karena Ramadhan adalah hadiah dari Allah SWT. Ramadhan mengajarkan sejarah yang mengacu pada surat Al Baqarah ayat 183, dimana puasa sudah diwajibkan atas umat sebelumnya, dan kita melanjutkan.”

“Islam adalah upaya menghadirkan kebaikan, terlebih kepada apresiasi ibadah puasa yang mulai menghadirkan harmoni tidak hanya pada komunitas muslim sendiri, tetapi juga di luar muslim. Puasa, juga dimaknai dalam konteks sosial, bahwa dengan puasa Ramadhan meluasnya spektrum ibadah yang tadinya bisa jadi lebih berat dalam kegiatan pribadi, menjadi lebih ringan karena saling membersamai,” ucapnya.

Beliau menambahkan, “Hasil dari puasa Ramadhan adalah la’allakum tattaquun, yang merupakan bekal terbaik. Jika ini menjadi bekal maka dimensi ini akan terus kita bawa selepas Ramadhan atau sepanjang hidup.”

Acara kemudian diakhiri menjelang waktu berbuka puasa di Taiwan, dengan ditutup dengan doa.

Reportase: Muhammad Iqbal Hanafri

Leave a Reply